Akselerasi SDM Birokrasi dan Riset Daerah, PPs Undana Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Sikka

KUPANG — Program Pascasarjana (PPs) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengikat kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka. Sinergi ini ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur PPs Undana, Dr. Hamza W. Wulakada, M.Si., bersama Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, S.H., dengan disaksikan Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., beserta jajaran wakil rektor di Rektorat Undana, Kupang, pada Jumat (17/7/2026).

Langkah konkrit ini merupakan tindak lanjut langsung atas Nota Kesepahaman (MoU) universitas agar kolaborasi kelembagaan tidak berhenti pada tataran administratif, melainkan segera memberikan dampak dan manfaat riil bagi masyarakat di daerah.

Peningkatan Kapasitas ASN lewat Skema RPL dan Teladan Kepala Daerah

Fokus utama kerja sama ini diprioritaskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana Undana, termasuk pemanfaatan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema RPL ini ditargetkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), birokrat, hingga dosen perguruan tinggi di Kabupaten Sikka, mengadopsi keberhasilan model serupa yang sebelumnya telah diterapkan Undana di Kabupaten Rote Ndao.

Di samping itu, Bupati Sikka juga berkomitmen untuk melanjutkan pendidikan di PPs Undana pada semester berjalan. Langkah pimpinan daerah tersebut diapresiasi sebagai wujud teladan lifelong learning (belajar sepanjang hayat) yang diharapkan mampu menginspirasi generasi muda serta jajaran birokrasi daerah.

“Kami ingin MoU ini langsung ditindaklanjuti menjadi PKS dalam berbagai bidang, baik skala kecil maupun menengah. Indikator keberhasilan kita adalah sejauh mana dampak yang bisa dirasakan daerah,” tegas Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, yang diamini Direktur PPs Undana, Dr. Hamza Wulakada.

Mengarahkan Riset Multidisplin ke Sektor Unggulan Flores Bagian Tengah

Selain pengembangan pendidikan, kerja sama ini mencakup penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mengingat posisi geografis Kabupaten Sikka yang strategis di kawasan tengah Pulau Flores, berbagai produk riset multidisiplin mahasiswa Pascasarjana Undana akan difokuskan untuk menjawab persoalan lokal serta mengoptimalkan potensi unggulan daerah, khususnya pada sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Keberadaan Undana sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di NTT diharapkan dapat memperkuat tujuh perguruan tinggi yang sudah ada di Sikka. Peningkatan kualifikasi SDM dan penguatan riset di Kabupaten Sikka diproyeksikan akan membawa dampak ganda (multiplier effect) bagi kemajuan kabupaten-kabupaten lain di sekitarnya.

Direktur PPs Undana, Dr. Hamza W. Wulakada, M.Si., 

Direktur PPs Undana, Dr. Hamza W. Wulakada, M.Si., “Produk-produk riset mahasiswa Pascasarjana akan diarahkan untuk mendukung pengembangan Kabupaten Sikka pada periode-periode mendatang. Kalau Sikka bergerak lebih kuat, kami yakin kabupaten-kabupaten di sekitarnya juga akan ikut berkembang,” jelas Dr. Hamza Wulakada pada Jumat (17/7/2026).

Memutus Kerentanan Kualifikasi Aparatur dan Riset Kampus yang Terisolasi (So What?)

Peresmian PKS antara PPs Undana dan Pemkab Sikka ini membawa dampak perubahan mendasar bagi efektivitas pelayanan publik serta tata kelola potensi daerah di Pulau Flores. Selama ini, peningkatan kapasitas aparatur birokrasi di daerah kerap terhambat oleh keterbatasan akses dan skema pendidikan formal yang fleksibel, sehingga kompetensi ASN kurang responsif terhadap kompleksitas isu pembangunan. Di sisi lain, karya ilmiah dan produk riset pascasarjana sering kali berhenti sebagai dokumen akademis di perpustakaan tanpa ditujukan langsung untuk menyelesaikan problem riil di lapangan.

Keterpisahan antara kualifikasi akademis aparatur dan penerapan hasil riset perguruan tinggi tersebut terbukti menyandera optimalisasi sektor-sektor unggulan daerah. Melalui integrasi program RPL birokrasi dan penyelarasan riset akademis pada sektor pertanian, perikanan, serta kehutanan Sikka ini, hambatan pembangunan tersebut resmi diatasi.

Dampak jangka panjangnya, Kabupaten Sikka akan memiliki ketersediaan SDM birokrasi yang lebih profesional dan berkualifikasi magister/doktor tanpa harus meninggalkan tugas pelayanan publik. Dialorkannya riset-riset Pascasarjana Undana secara langsung ke sektor unggulan daerah memastikan hadirnya solusi berbasis data ilmiah untuk memacu pertumbuhan ekonomi Sikka. Hal ini sekaligus menegaskan peran strategis Sikka sebagai penggerak utama (hub) pembangunan wilayah Flores Tengah dan sekitarnya. (Ref)

Editor : Ollien Manggol – Foto : Aisah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *